Boinauw, Apani (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN NYERI AKUT POST OP LAPAROSKOPI KOLELITIASIS DENGAN TINDAKAN RELAKSASI GENGGAM JARI DI RUANGAN DIGESTIF LONTARA 3 RSUP. Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR. Diploma thesis, Universitas Megarezky.

[thumbnail of KIAN_APANI_BOINAUW_A1C1241001.pdf] Text
KIAN_APANI_BOINAUW_A1C1241001.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN NYERI AKUT POST OP
LAPAROSKOPI KOLELITIASIS DENGAN TINDAKAN RELAKSASI GENGGAM JARI DI
RUANGAN DIGESTIF LONTARA 3 RSUP. Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
Latar Belakang: Kolesistektomi laparoskopi diindikasikan untuk mengobati kolesistitis
(akut/kronis), kolelitiasis simtomatik, diskinesia bilier, kolesistitis akalkulus, pankreatitis batu
empedu, dan massa/polip kantong empedu. Tekink genggam jari merupakan kombinasi antara
relaksasi nafas dalam dan genggam jari-jari tangan mengunakan waktu yang relatife singkat. Sensasi
yang dirasakan ketika melakukan teknik ini memberikan perasaan nyaman, lebih rileks sehingga
dapat menurrunkan tingkat nyeri. Relaksasi genggam jari tangan dapat dilakukan secara mandiri
dengan cara menggengam jari satu persatu mulai dari ibu jari sampai jari kelingking kemudian ganti
tangan selanjutnya.
Tujuan: Bagaimana menganalisis asuhan keperawatan pada pasien nyeri akut post laparoskopi
kolelitiasis dengan intervensi pemberian terapi relaksasi genggam jari menurunkan nyeri akut pada
pasien post op laparoskopi kolelitiasis
Metode: Studi kasus pada Ny. W yang dirawat di Ruang Digestif Lontara 3 RSUP Dr. Wahidin
Sudirohusodo. Implementasi dilakukan selama 3 hari, satu kali sehari, dengan pemberian relaksasi
genggam jari untuk menurunkan nyeriselama 10 menit dengan genggam satu jari ±2 menit
Hasil: Setelah implementasi selama tiga hari, didapatkan hasil pasien mengatakan nyeri post op
laparoskopi sudah berkurang, pasien tampak tidak meringis ketika bergerak, pasien tampak
tersenyum, dan pada saat di evaluasi skala nyeri 3 NRS {numeric rating scale}).
Kesimpulan: Pemberian terapi non farmakologis relaksasi genggam jari didapatkan hasil terjadi
penurunan tingkat nyeri, setelah itu implementasi keluarga dimana rutin untuk melaksanakan
relaksasi genggam jari minimal satu hari sekali, untuk mengurasi rasa nyeri.
Rekomendasi: Intervensi ini diharapkan menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam
memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan dapat menjadi alternatif mandiri bagi pasien
serta keluarga dalam mengelola kecemasan yang berkelanjutan.
Kata Kunci: laproskopi Kolesistektomi, Relaksasi Genggam Jari, Tingkat Nyeri

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Fakultas Keperawatan dan kebidanan > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan
Depositing User: Pustakawan Staf Perpustakaan
Date Deposited: 30 Apr 2026 04:06
Last Modified: 30 Apr 2026 04:06
URI: https://repository.unimerz.ac.id/id/eprint/76

Actions (login required)

View Item
View Item