AINUN SYAHRANI2025-08-302025-08-30https://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/2027Chronic Kidney Disease (CKD) adalah gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan berlangsung selama tiga bulan, di tandai dengan menurunnya nilai GFR > 60 mL/menit/1,73 m². Terapi jangka panjang menjadi pilihan utama pasien CKD, yang dapat memicu resiko kejadian Drug Related Problems (DRPs) apabila tidak tertangani dengan baik. DRps berkaitan dengan terapi obat yang sedang berlangsung atau direncanakan yang dapat mempersulit pencapaian hasil klinis yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kejadian DRPs dan hubungan kejadian DRPs dengan data demografi pasien. Jenis penelitian ini adalah non eksperimental dan data yang diambil secara restropektif. Pengumpulan data diambil melalui data rekam medis pasien yang diagnosis CKD pada tahun 2024. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji chi square. Terdapat 65 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitiain ini, yang teridiri dari 41 pasien (63%) berjenis kelamin laki-laki, dan 24 pasien (37%) berjenis kelamin Perempuan. Hasil analisis DRPs yakni ditemukan efek terapi obat tidak optimal pada 2 pasien (10%), kejadian obat yang merugikan mungkin terjadi pada 9 pasien (42%), dan dosis obat terlalu tinggi pada 10 pasien (48%). Dapat disimpulkan bahwa terdapat kejadian DRPs pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) pada penelitian ini yaitu indikasi tanpa terapi, kejadian yag merugikan mungkin terjadi, dan dosis obat berlebih. Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara demografi pasien dengan kejadian DRPs (p-value >0.05).Drug Related Problems (DRPs)Chronic Kidney Disease (CKD)PCNEFungsi Ginjal.EVALUASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRP’S) PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DI RSUP Dr. TADJUDDIN CHALIDThesis