WAHIDA AYU2025-08-042025-08-04https://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/600Singkong (Manihot esculenta) merupakan jenis tanaman yang memiliki kandungan karbohidrat serta energi cukup tinggi sehingga dapat diolah sebagai industri pangan seperti olahan tape, salah satu olahan tape yaitu minuman irex. Minuman irex adalah minuman khas dari kabupaten Sinjai, dimana minuman ini xiv minuman fermentasi dari olahan tape singkong dengan penambahan ragi tape dan lama simpan untuk bertahan dikomsumsi tidak lebih dari 2 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan dan jenis singkong terhadap kadar alkohol pada minuman irex asal Kabupaten Sinjai. Adapun Jenis penelitian yang digunakan pre-eksperimen. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Kimia Kesehatan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar menggunakan metode destilasi uap dan piknometer dengan variasi lama penyimpanan 0 hari atau sebagai kontrol dan berdasarkan lama penyimpanan 2 hari, 5 hari dan 8 hari variasi jenis singkong mentega dan singkong putih dengan penggunaan suhu penyimpanan yang sama 0ÂșC. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pengaruh lama penyimpanan pada minuman irex dengan varian singkong mentega didapatkan kadar alkohol, di mana 2 hari (1,98%), 5 hari (2,19%) dan 8 hari (1,6%) mengalami penurunan sedangakan minuman irex varian singkong putih 2 hari (2,37%), mengalami penurunan kadar alkohol berturut-turut 5 hari (1,7%) dan 8 hari (1,2%). Berdasarkan hasil uji statistik anova menujukkan bahwa pengaruh lama penyimpanan dan jenis singkong berpengaruh tidak nyata atau tidak singnifikan.Minuman IrexSingkong Mentegasingkong Putih dan Kadar AlkoholPENGARUH LAMA PENYIMPANAN DAN JENIS SINGKONG TERHADAP KADAR ALKOHOL PADA MINUMAN IREX ASAL KABUPATEN SINJAIOther