Ramadhini H., Zalsabila (2026) GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS YANG MENGOMSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSISFASE INTENSIFDI UPF BBKPMRSUP Dr. TADJUDDIN CHALID. Diploma thesis, Universitas Megarezky.
Kti zalsa.docx - Published Version
Download (4MB)
Abstract
Zalsabila Ramadhini.H (B1D221062) “Gambaran Asam Urat Pada Tuberkulosis Yang Mengomsumsi Obat Anti Tuberkulosis Fase Intensif“ Dibimbing Oleh Thaslifa dan Nuramaniyah Taufiq’’.
Latar belakang Pengobatan Tuberkulosis tahap intensif yaitu pada dua bulan pertama, dilakukan pemberian obat secara rutin berupa kombinasi Isoniazid, rifampisin, pirazinamid, dan etambutol dengan tujuan untuk menurunkan jumlah kuman serta bakteri yang ada dalam tubuh pasien. peningkatan kadar asam urat dalam darah itudikarenakan adanya kandungan asam pirazoat dari metabolit pirazinamid dan etambutolyang dimana asam pirazoat ini menghambat ekskresi asam urat dengan mengurangi transport asam urat di tubulus proksimal ginjal. Tujuan Untuk mengetahui perbandingan kadar asam urat pada pasien tuberkulosis yang mendapatkan terapi obat anti tuberkulosis (OAT) pada fase intensif. Desain Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan melihat data primer dan sekunder secarakualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kadar asam urat pada penderita tuberculosis diketahui pada fase intensif diketahui bahwa yang mengalami kadar asam urat yang tinggi adalah 18 responden (66,7%), normal sebanyak 10 responden (30,0%) dan kadar asam urat yang rendah adalah 2 responden (3,3%). kesimpulan
Kata Kunci : Asam Urat, Tuberculosis, Intensif, OAT.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Teknologi |
| Divisions: | > D-III TLM |
| Depositing User: | Pustakawan Staf Perpustakaan |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:46 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:46 |
| URI: | https://repository.unimerz.ac.id/id/eprint/111 |
