Faculty of Nursing and Midwifery
Permanent URI for this communityhttps://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/4
Browse
2 results
Search Results
Item HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN (FLOUR ALBUSH) DI SMKN 06 KOTA KENDARI(Perpustakaan Universitas Megarezky, 2025-08-30) WIRYAN BELDANOKeputihan (Fluor Albus) merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri. Kurangnya pengetahuan tentang personal hygiene menjadi salah satu faktor tingginya kejadian keputihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja putri mengenai personal hygiene dengan perilaku pencegahan keputihan di SMKN 06 Kota Kendari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas X, dengan teknik total sampling sebanyak 46 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan keputihan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup dan perilaku pencegahan keputihan kategori baik. Uji Chi-Square menghasilkan p = 0,024, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dengan perilaku pencegahan keputihan. Kesimpulannya, semakin baik pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene, semakin baik pula perilaku pencegahan keputihan. Disarankan sekolah meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi melalui media menarik dan partisipatif.Item EFEKTIVITAS PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI MANJAKANI TERHADAP PENANGANAN KELUHAN GATAL PADA WANITA USIA SUBUR DENGAN MASALAH KEPUTIHAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI – KASSI TAHUN 2025(PERPUSTAKAAN MEGAREZKY, 2025-08-20) ADELIA ANANDAKeputihan patologis yang disertai keluhan gatal merupakan masalah kesehatan reproduksi wanita usia subur, Salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang potensial adalah ekstrak biji manjakani (Quercus infectoria) yang mengandung senyawa aktif seperti tanin dan flavonoid dengan efek antimikroba dan antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan ekstrak biji manjakani dalam mengurangi keluhan gatal pada wanita usia subur yang mengalami keputihan di Puskesmas Kassi-Kassi. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan posttest with control group. Sampel sebanyak 36 responden dibagi menjadi dua kelompok (intervensi dan kontrol), menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner 5D Itch Scale untuk mengukur intensitas gatal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden di kelompok intervensi mengalami gatal sedang (77,8%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami gatal ringan (72,2%). Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol. Disimpulkan , pemberian ekstrak biji manjakani efektif dalam mengurangi keluhan gatal akibat keputihan pada wanita usia subur. Disarankan agar tenaga kesehatan mempertimbangkan pemanfaatan manjakani sebagai pilihan terapi herbal dalam pelayanan kesehatan reproduksi