Faculty of Nursing and Midwifery

Permanent URI for this communityhttps://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/4

Browse

Search Results

Now showing 1 - 3 of 3
  • Item
    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN METODE PEER EDUCATION MENGENAI SKRINING PRAKONSEPSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH PUSKESMAS SUDIANG RAYA MAKASSAR TAHUN 2025
    (PERPUSTAKAAN MEGAREZKY, 2025-08-21) ASRIDHA NUR LAELY
    Latar Belakang: Angka kematian ibu yang masih tinggi di Indonesia menegaskan pentingnya pemberian informasi kesehatan sebelum terjadinya kehamilan, khususnya pada wanita usia subur. Salah satu upaya pencegahan komplikasi kehamilan adalah melalui skrining prakonsepsi. Metode peer education dipandang mampu menyampaikan materi secara efektif karena dilakukan oleh rekan sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode peer education terhadap tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur mengenai skrining prakonsepsi. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan pendekatan quasi experiment. Sebanyak 32 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan sikap responden setelah intervensi pendidikan kesehatan (p < 0,05). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui metode peer education efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif wanita usia subur terhadap skrining prakonsepsi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan di masyarakat.
  • Item
    EFEKTIVITAS PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI MANJAKANI TERHADAP PENANGANAN KELUHAN GATAL PADA WANITA USIA SUBUR DENGAN MASALAH KEPUTIHAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI – KASSI TAHUN 2025
    (PERPUSTAKAAN MEGAREZKY, 2025-08-20) ADELIA ANANDA
    Keputihan patologis yang disertai keluhan gatal merupakan masalah kesehatan reproduksi wanita usia subur, Salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang potensial adalah ekstrak biji manjakani (Quercus infectoria) yang mengandung senyawa aktif seperti tanin dan flavonoid dengan efek antimikroba dan antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan ekstrak biji manjakani dalam mengurangi keluhan gatal pada wanita usia subur yang mengalami keputihan di Puskesmas Kassi-Kassi. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan posttest with control group. Sampel sebanyak 36 responden dibagi menjadi dua kelompok (intervensi dan kontrol), menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner 5D Itch Scale untuk mengukur intensitas gatal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden di kelompok intervensi mengalami gatal sedang (77,8%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami gatal ringan (72,2%). Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol. Disimpulkan , pemberian ekstrak biji manjakani efektif dalam mengurangi keluhan gatal akibat keputihan pada wanita usia subur. Disarankan agar tenaga kesehatan mempertimbangkan pemanfaatan manjakani sebagai pilihan terapi herbal dalam pelayanan kesehatan reproduksi
  • Item
    HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP SINDROM OVARIUM POLIKISTIK (PCOS) PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KINTOM KABUPATEN BANGGAI
    (2025-08-04) REZI JURNALISTA I
    Latar Belakang: Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kelainan hormon yang umum terjadi pada wanita usia reproduksi dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, siklus menstruasi tidak teratur, peningkatan kadar androgen, dan pembentukan kista di ovarium. Faktor risiko utama meliputi riwayat keluarga (43%) dan obesitas (34%). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan status gizi pada wanita usia subur dengan PCOS di Puskesmas Kintom, mengidentifikasi angka kejadian PCOS berdasarkan status gizi, dan menganalisis hubungan antara status gizi dan PCOS di wilayah penelitian. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup wanita usia reproduksi yang menderita PCOS, dengan sampel sebanyak 44 orang. Analisis data melibatkan analisis univariat untuk deskripsi data dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan PCOS. Hasil Penelitian: Dikarenakan ada 4 sel (66,7%) yang memiliki expected count kurang 5 sehingga tidak memenuhi uji prasyarat Chi- Square, uji alternatif yang digunakan adalah uji Fisher's Exact yang menghasilkan p-value sebesar 0,038 < 0,05, artinya ada hubungan signifikan antara status gizi (IMT) dengan penderita PCOS. Kesimpulan: Ada hubungan status gizi pada wanita usia subur dengan sindrom ovarium polistick (PCOS) di puskesmas kintom berdasarkan hasil perhitungan IMT yg di ambil dari hasil pengisian kuesioner.