Faculty of Nursing and Midwifery

Permanent URI for this communityhttps://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/4

Browse

Search Results

Now showing 1 - 2 of 2
  • Item
    EFEKTIFITAS AROMATERAPI LAVENDER DAN PEPPERMINT TERHADAP SKALA NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI PUSKESMAS BONTOMARANNU
    (PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MEGAREZKY, 2025-08-14) YOSEFA NDIMUNG
    Masa remaja merupakan masa transisi menuju dewasa. Remaja putri biasanya akan mengalami menstruasi sebagai tanda pubertas. Sebagian besar remaja mengalami nyerisaat menstruasi atau disebut dismenore. Dismenore merupakan suatu gejala rasa sakit yang dirasakan selama menstruasi yang disebabkan oleh otot uterus yang kejang. Penanganan dismenore dilakukan dengan pemberian aromaterapi peppermin dan lavender.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi peppermint terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bontomarannu. Metode yang digunakan adalah quasy experiment dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design.Responden berjumlah 2 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner tingkat nyeri dengan menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Remaja putri mengisi skala nyeri dismenore sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi peppermint dan lavendert pada kelompok eksperimen dan plasebo pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon yang menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi peppermint signifikan yang menunjukkan bahwa terdapat penurunan nyeri dismenore yang dialami remaja putri sesudah diberikan aromaterapi peppermin dan lavender. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aromaterapi peppermint efektif untuk menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri.
  • Item
    PENGARUH TEMULAWAK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI SMA NEGERI 1 MAKASSAR TAHUN 2019
    (PERPUSTAKAAN MEGAREZKY, 2025-08-09) NASRAH
    Angka kejadian nyeri haid dismenorea di dunia sangat besar, Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara mengalami Dismenorea, Prevalensi dismenorea primer di Amerika Serikat tahun 2012 pada wanita umur 12-17 tahun adalah 59,7%, dengan derajat kesakitan 49% dismenorea ringan, 37% dismenore sedang, dan 12% dismenore berat yang mengakibatkan 23,6% dari penderitanya tidak masuk sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk apakah ada pengaruh temulawak terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 12 Makassar Jenis penelitian yang digunakan yaitu Eksperimen yang mempengaruhi temulawak terhadap penurunan intesitas nyeri haid dengan pendekatan Eksperimen.Jenis desain pada penelitian ini dengan mengambil jenis One Group “Pre-test Post-test” dimana kelompok eksperimen diberikan pre-test sebelum diberikan perlakuan yang kemudian diukur dengan post-test setela perlakuan. Hasil Penelitian ini Berdasarkan dari hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai Z yang di dapat sebesar -4,893 dengan p sebesar 0,000 dimana kurang dari batas kritis peneltian sebesar 0,05, sehingga keputusan hipotesis adalah menerima H1 atau yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara kelompok pretest dan posttest. Bagi siswa sebaiknya lebih memperhatikan kondisi fisik dan psikisnya selamah mengalami nyeri haid ,dan apabila berlebihan perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang pengaruh temulawak terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 12 Makassar