Faculty of Nursing and Midwifery

Permanent URI for this communityhttps://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/4

Browse

Search Results

Now showing 1 - 2 of 2
  • Item
    FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA USIA PRODUKTIF DI RS LABUANG BAJI
    (Perpustakaan Megarezky, 2025-08-14) RIPKA YUNI KRISTIN NENO BESI
    Latar belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) telah menjadi penyebab kematian utama di dunia maupun di Indonesia. Banyak orang terkena serangan jantung tanpa ada gejala apapun sebelumnya. Penyakit jantung koroner diperkirakan 30% menjadi penyebab kematian di seluruh dunia. Kematian bisa dialami pada usia muda, hal ini bertentangan dengan akan sasaran pembangunan kesehatan yang akan dicapai pada tahun 2025 berupa meningkatnya umur harapan hidup yang telah dimulai dari tahun 2005 sampai pada tahun 2025 mendatang. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor resiko Penyakit Jantung Koroner pada usia produktif di RSUD Labuang Baji. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif sampel penelitian ini sebanyak 48 sampel yang diperoleh dengan teknik purposive sampling.analisis data menggunakan analisis univariatsedangkan pengumpulan data menggunakan kuesioner Food Frecuency Questioner debgan jumlah 29 pertanyaan. Hasil: hasil analisis univariat diperoleh responden dengan riwayat hipertensi normal dan pre hipertensi lebih banyak (47,9%) sedangkan yang mengalami berat badan stadium 1 lebih banyak (56,3%) responden yang tidak memiliki riwayat keluarga lebih banyak (54,2%) responden dengan pola makan baik lebih banyak (41,7%) di banding pola amakn yang cukup (39,6%) responden yang tidak merokok dan merokok ringan lebih banyak (41,7%) Kesimpulan: dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak semua fakor-faktor dapat menyebabkan resiko terjadinya penyakit jantung koroner.
  • Item
    HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP SINDROM OVARIUM POLIKISTIK (PCOS) PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KINTOM KABUPATEN BANGGAI
    (2025-08-04) REZI JURNALISTA I
    Latar Belakang: Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kelainan hormon yang umum terjadi pada wanita usia reproduksi dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, siklus menstruasi tidak teratur, peningkatan kadar androgen, dan pembentukan kista di ovarium. Faktor risiko utama meliputi riwayat keluarga (43%) dan obesitas (34%). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan status gizi pada wanita usia subur dengan PCOS di Puskesmas Kintom, mengidentifikasi angka kejadian PCOS berdasarkan status gizi, dan menganalisis hubungan antara status gizi dan PCOS di wilayah penelitian. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup wanita usia reproduksi yang menderita PCOS, dengan sampel sebanyak 44 orang. Analisis data melibatkan analisis univariat untuk deskripsi data dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan PCOS. Hasil Penelitian: Dikarenakan ada 4 sel (66,7%) yang memiliki expected count kurang 5 sehingga tidak memenuhi uji prasyarat Chi- Square, uji alternatif yang digunakan adalah uji Fisher's Exact yang menghasilkan p-value sebesar 0,038 < 0,05, artinya ada hubungan signifikan antara status gizi (IMT) dengan penderita PCOS. Kesimpulan: Ada hubungan status gizi pada wanita usia subur dengan sindrom ovarium polistick (PCOS) di puskesmas kintom berdasarkan hasil perhitungan IMT yg di ambil dari hasil pengisian kuesioner.