Faculty of Nursing and Midwifery

Permanent URI for this communityhttps://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/4

Browse

Search Results

Now showing 1 - 2 of 2
  • Item
    PENGARUH SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA PREMENOPAUSE DI TPMD DOKTER HILDA SINARTIO KAB. GOWA TAHUN 2024
    (PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MEGAREZKY, 2025-08-15) A. NURFADILLA T
    Premenopause merupakan fase yang terjadi pada wanita berumur 40 tahun dengan dimulainya tahap klimakterik. Perubahan nyata yang dialami oleh wanita premenopause termasuk hot flushes (sensasi panas), sulit tidur, cepat lelah, keringat berlebih dimalam hari. Sedangkan perubahan psikologis yang dialami wanita premenopause yaitu mudah lupa, cemas, dan mudah tersinggung. Kecemasan dapat diatasi dengan cara non farmakologi yaitu melalui senam aerobic low impact. Aerobic low impact dapat meningkatkan kesehatan psikologis dalam jangka pendek dan panjang, seperti meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi depresi, kecemasan, serta berpikir positif tentang diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobic low impact terhadap tingkat kecemasan pada wanita premenopause di TPMD dr. Hilda M. Sinartio. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy experiment. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre and post test without control group. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan sampel wanita usia 40-50 tahun yang mengalami kecemasan di TPMD dr. Hilda M. Sinartio sebanyak 32 responden. Teknik analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan senam aerobic low impact mayoritas responden pada kategori kecemasan sedang sebanyak 20 responden (62,5%). Setelah diberikan senam aerobic low impact mayoritas responden pada kategori tidak cemas sebanyak 23 responden (71,9%). Kesimpulan dari uji wilcoxon didapatkan angka p-value 0,000 dimana p value 0,000 < (0,05) bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh senam aerobic low impact terhadap tingkat kecemasan pada wanita premenopause di Desa Salakan Boyolali.
  • Item
    GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KESIAPAN DALAM MENGHADAPI MASA MENOPAUSE DI DESA PAKKATTO KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA
    (PERPUSTAKAAN MEGAREZKY, 2025-08-08) FITRIANI
    Latar belakang: Menopause merupakan proses peralihan dari masa produktif menuju masa non produktif yang diakibatkan oleh penurunan kadar hormon esterogen dan progesteron. Namun wanita yang akan mengalami menopause sebelumnya akan didahului dengan fase pre menopause dimana pada fase pre menopause ini terjadi fase transisi yang dialami perempuan dalam menuju masa menopause. Dimana sebagian besar wanita mulai mengalami gejala premenopause pada usia 40-45 tahun. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Kesiapan Dalam Menghadapi Masa Menopause Di Desa Pakkatto Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Metode Penelitian: Tehknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan desain penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian (n = 64) adalah responden yang akan memasuki masa menopause yang berusia 40-45 tahun Di Desa Pakkatto Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Hasil Penelitian: dari hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang kesiapan dalam menghadapi menopause dalam kategori baik yaitu sebanyak 35 orang dengan presentase (54,7%), kemudian sebagian kecil memiliki pengetahuan tentang kesiapan dalam menghadapi menopause kurang yaitu sebanyak 14 orang dengan presentase (21,9%). Kesimpulan: Pada penelitian ini sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang kesiapan dalam menghadapi masa menopause dalam kategori baik. Saran: Diharapkan peran aktif dari petugas kesehatan dalam memberikan penuluhan, memberikan informasi mengenai persipan menopause. Serta Ibu juga diharapkan aktif dalam kegiatan posyandu atau poswindu agar meningkatkan pengetahuan tentang menopause.