Faculty of Pharmacy

Permanent URI for this communityhttps://repository.unimerz.ac.id/handle/123456789/1

Browse

Search Results

Now showing 1 - 2 of 2
  • Item
    UJI AKTIVITAS FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus
    (PERPUSTAKAAN MEGAREZKY, 2025-08-09) RISNA SULE
    Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) memiliki kandungan senyawa kimia berupah flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sediaan gel hand sanitizer ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) stabil diformulasikan dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah sediaan gel hand sanitizer memiliki aktivitas terbaik untuk bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode sumuran. Konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu 0%, 1%, 3%, 5%, dan kontrol positif yaitu gel hand sanitizer avocado. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil pada konsentrasi 1% zona hambat sebesar 4,2mm, konsentrasi 3% zona hambat sebesar 6,18mm, konsentrasi 5% zona hambat sebesar 10,31mm dan pada kontrol positif yaitu gel hand sanitizer avocado diperoleh zona hambat sebesar 10,96mm. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa gel hand sanitizer ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dapat diformulasikan dan uji aktivitas antibakteri gel hand sanitizer ekstrak daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) yang terbaik untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus terdapat pada konsentrasi 5% dengan hambatan 10,31mm.
  • Item
    PEMBUATAN SEDIAAN GEL HAND SANITIZER DENGAN EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) DAN AKTIVITAS TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa
    (PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MEGAREZKY, 2025-08-08) RESKI TENRI ABENG
    Daun cengkeh mengandung senyawa kimia berupa flavonoid, triterpenoid, fenolat, dan tanin yang merupakan senyawa bersifat antibakteri. Daun cengkeh memberikan efek antibakteri terhadap gram negatif ( Pseudomonas aeruginosa) maupun gram positif. Tujuan penelitian ini untuk memformulasi sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L) pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L) dan minyak cengkeh diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L) dan minyak cengkeh aktivitas antibakteri terhahap Pseudomonas aeruginosa dengan metode sumuran menunjukkan adanya zona hambat, pada sediaan gel hand sanitizer ekstrak daun cengkeh yaitu konsentrasi 10% diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 18 mm, untuk konsentrasi 15% diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 17,45 mm, untuk konsentrasi 20% diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 18,2 mm, untuk kontrol positif gel handsanitizer aloe vera diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 27,3 mm. Dan pada sediaan gel hand sanitizer minyak cengkeh yaitu konsentrasi 10% diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 15,57 mm, untuk konsentrasi 15% diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 17,63 mm, untuk konsentrasi 20% diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 20,63 mm, untuk kontrol positif gel handsanitizer aloe vera diameter zona hambat yang terbentuk sebesar 28,53 mm. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, hasil uji aktivitas antibakteri dengan sediaan gel hand sanitizer dengan ekstrak etanol daun cengkeh (syzygium aromaticum L.) dan efektifitas terhadap bakteri pseudomonas aeruginosa menunjukkan adanya zona hambat